Posts

UNIVERSITE DE LA ROCHELLE PERANCIS – UPI JALIN KERJASAMA

Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Asep Karadohman, M.Si menerima kunjungan dari Universite de La Rochelle (ULR) Perancis, di gedung rektorat Partere UPI kampus Bumi Siliwangi, Senin 21 Agustus 2017. Universite de La Rochelle berlokasi di pantai barat Perancis, sekitar 475 km dari kota Paris, terletak antara kota Nantes dan Bordeaux.

Pada pertemuan yang diadakan sekitar pukul 14:00 tersebut, rombongan tamu Universite de La Rochelle dipimpin oleh Rektor, Prof. Jean-Marc Ogier, Wakil Rektor bidang internasional, Dr. Eric Monteiro, Dr. Chandra Nuraini, Dosen BIPA, Madam Christelle Monteiro, Kepala UPT Bahasa Perancis dan Dr. Philippe Grange, Direktur Institut Asia-Pasifik ULR.

Pertemuan diawali dengan pemaparan oleh Rektor UPI tentang Universitas Pendidikan Indonesia dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang ULR oleh Prof. Ogier. Dalam paparannya, Rektor UPI menegaskan bahwa Departemen Pendidikan Bahasa Perancis UPI merupakan salah satu dari 8 Program Studi di UPI yang telah mendapatkan sertifikat international, dalam hal ini dari ASIC (Accreditation Services for International Schools, Colleges, and Universities).

Pertemuan dilanjutkan dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang berisi rencana kerjasama antara kedua lembaga seperti joint application penelitian untuk EU Erasmus, kerjasama penelitian, terutama dalam bidang linguistik, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengesahan kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding. Secara khusus, Prof. Jean-Marc Ogier mengundang Rektor UPI, Prof. Asep Kadarohman untuk mengunjungi Universite de La Rochelle dan melakukan penandatanganan resmi dokumen MoU antara kedua lembaga.

Selama ini, meskipun belum memiliki MoU resmi, ULR dan UPI sebenarnya telah menjalin kerjasama informal, terutama antara Departemen Pendidikan Bahasa Perancis UPI dan Departemen Bahasa Indonesia ULR. Kerjasama tersebut berbentuk penelitian dan publikasi bersama antara dosen di kedua universitas, serta program summer di Universite de La Rochelle sejak tahun 2015 yang telah diikuti oleh 7 orang mahasiswa Departemen Pendidikan Perancis UPI. Salah seorang dosen ULR, Dr. Philippe Grange juga menjadi anggota international reviewer jurnal Francisola yang dikelola oleh Departemen Pendidikan Bahasa Perancis UPI.

Dalam diskusi lanjutan yang dipimpin oleh Wakil Rektor bidang Riset, Kerjasama dan Bisnis UPI, Prof. Didi Sukyadi, kedua lembaga membahas kemungkinan kerjasama yang lebih rinci yang mencakup exchange student dalam perkuliahan rutin di luar summer program, double degree untuk program S-1, serta pengiriman dosen UPI untuk melanjutkan studi doktoral di ULR.

Kunjungan dari ULR ini diharapkan dapat semakin meningkatkan intensitas dan kualitas kerjasama yang telah terjalin antar Universitas Pendidikan Indonesia dan Universite de La Rochelle, Perancis. (Abukh, OIER)

Umar Fadilah Ingin Jadikan Isola Resort sebagai Pilihan Rasional

Bandung, UPI

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Isola Resort memilih Umar Fadilah sebagai Direktur Utama Isola Resort menggantikan Anthony Barbo. Selain itu, RUPS Isola Resort juga mengangkat kembali Eka Sukmawati sebagai Direktur, dan Dr. H. Edi Suryadi, M.Si., sebagai Komisaris Utama, serta mengangkat Dr. Ahmad Hudaiby Galih Kusumah , S.ST. Par., M.M., sebagai Komisaris.

Dihadapan Notaris, RUPS Isola Resort mengagendakan persetujuan hibah saham, perubahan pengurus perseroan, dan menetapkan besaran gaji PT Isola Resort. Rapat diselenggarakan di Isola Resort Kampus Univesitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Jumat (30/12/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Umar Fadilah mengatakan,”Langkah pertama yang dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas adalah mengendalikan cost atau cost control, kemudian mencari sumber pemasukan baru, memanfaatkan market UPI dimana Isola Resort berkedudukan, serta mensinergikan seluruh elemen.”

Lebih lanjut dijelaskan, secara internal pihaknya akan melakukan pengelolaan corporate agreement, sifatnya responsibility, pengelolaan secara transparan dan akuntabel. Isola Resort akan tampil sebagai hotel “tourist center” bukan sebagai hotel “alternative”, serta menjadi sebuah entitas pendidikan, dan berkembang sesuai motto UPI yaitu kampus ilmiah, edukatif dan religius. Isola Resort menjadi trendsetter hotel yang bernafaskan ilmiah, edukatif dan religius.

“Target pertama adalah mencari formula baru pemasukan seperti intensif heritage, membuka usaha baru yang tidak terpisahkan dari core business hotel seperti catering, MICE atau Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition, kemudian melayani tamu internal dan eksternal secara paripurna, serta melakukan intensifikasi market online strategies. Melalui saluran market, tingkat okupansi weekday maupun weekend tercapai.” ujarnya.

Manajemen baru berkomitmen pada nilai awal, katanya, yaitu keramahan, kebersihan, kenyamanan, kemudahan, solutif, sehingga setiap tamu yang ke datang akan mendapatkan nilai tersebut. Komplain dan apa-apa yang diinginkan oleh konsumen yang disampaikan kepada manajemen akan menjadi panduan.

Ditegaskannya,”Kita senantiasa kita akan meng-up grade sumber daya manusia, orientasi perusahaan mengadopsi keinginan market, termasuk tuntutan-tuntutan lain. Kita juga melihat kompetitor sebagai pembanding untuk meningkatkan keunggulan dari sisi product, packaging, price, kita juga melakukan benchmark, dan open manajemen.”

Komitmen kami terhadap UPI, lanjutnya, akan diimplementasikan dengan menjadikan UPI sebagai prioritas utama dan tentunya menjadi market utama. Segudang aktifitas menjadi akan pilihan secara kompetitif tertutama dalam kegiatan MICE. Ini menjadi kewajiban sebagai entitas bisnis, untuk menjadikan UPI berkembang dalam segala aspek. Kegiatan yang sifatnya Corporate social responsibility (CSR), kita akan mendahulukan UPI, dan mahasiswa menjadi fokus utamanya.

“Diharapkan, Isola resort dapat bekerja sama secara luas dengan unit kerja yang ada di UPI, seperti pemanfaatan dan kerjasama sarana prasarana olah raga, serta terbuka untuk duduk bersama dalam rangka merumuskan pengembangan UPI. Sekali lagi kami ingin Isola resort menjadi pilihan yang sifatnya rasional, pilihan utama bukan pilihan alternatif, “ pungkasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola dan Pengembangan Usaha Dr. H. Nugraha, SE, Ak, M.Si., mengatakan,”Semoga Isola Resort dibawah kepemimpinan direksi yang baru dapat memberikan semangat baru, menatap masa depan lebih baik, serta menjadi awal yang baik untuk mengembangkan UPI. BPPU akan mencoba memberikan regulasi tentang operasional Isola Resort sehingga terjadi sebuah sinergi untuk ikut membangun dan membesarkan universitas dengan potensi yang baik bisa menimbulkan optimisme.” (dodiangga/ija)

Visiting Lecturer Sebuah Pengalaman Akademik yang Penuh Makna

Berkesempatan mengikuti program Visiting Lecturer di National Dong Hwa University Taiwan, merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Program yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Prodi PAUD SPS UPI dengan Early Childhood Education Department The Hua-Shih College of Education National Dong Hwa University ini mendapat dukungan penuh dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Pd.

Program Visiting Lecturer dilaksanakan dalam waktu yang cukup singkat, namun demikian semua kegiatan yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan Research Sharing dengan para mahasiswa magister serta dosen-dosen di lingkungan Early Childhood Education Department sangat menyenangkan. Antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh mahasiswa dan para dosen selama diskusi. Sistem pendidikan anak usia dini yang berbeda menjadi pembahasan yang menarik.

Kegiatan School Visit yang dilakukan di TK Laboratorium NDHU serta salah satu Public Kindergarten di Kota Hualien semakin memperkaya wawasan mengenai PAUD di negara yang luasnya hampir setara dengan Provinsi Jawa Barat ini. Perhatian pemerintah sangat tinggi terhadap pendidikan anak usia dini. Fasilitas yang memadai serta kualitas SDM yang baik menjadi modal terselenggaranya pendidikan anak usia dini secara optimal. Kesejahteraan guru sangat diperhatikan.

Perpustakaan menjadi sasaran berikutnya. Literatur tentang PAUD yang sangat lengkap, menjadi bahan yang memadai dalam menulis artikel serta mengembangkan berbagai learning material dalam perkuliahan. Penulisan artikel dilakukan bersama dengan Dr. Alice Chen. dan Yeni Rachmawati, seorang Ph.D. student dari UPI yang sedang menempuh pendidikan disana. Dukungan penuh dari Yeni Rachmawati selama program Visiting Lecturer ini, memiliki nilai tambah tersendiri.

Pengalaman akademik menjadi semakin kaya dengan terbukanya kesempatan untuk mengikuti konferensi serta workshop dalam sebuah komunitas di bawah binaan Dr. Nancy Liem. Pertemuan dengan beberapa orang Indonesia yang sudah bermukim selama belasan tahun menjadi hal yang sangat menarik. Demikian pula kesempatan untuk mengikuti sebuah pertemuan ilmiah semacam Focus Group Discussion dari sebuah penelitian yang melibatkan tiga negera yakni Taiwan, Finlandia dan Hongkong, juga menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Begitu banyaknya pengalaman akademik yang didapatkan, menjadikan Program Visiting Lecturer ini terasa sangat singkat. Suasana kampus yang damai, tertib dan nyaman, menimbulkan kerinduan untuk kembali. Pertukaran akademik atau transfer of knowledge yang terjadi telah memperkaya wawasan serta keinginan untuk selalu mengembangkan diri. Diharapkan program ini dapat berkelanjutan dengan melibatkan dosen yang berbeda serta perguruan tinggi yang lainnya. Dengan demikian dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas Program Studi serta dapat mendukung Universitas Pendidikan Indonesia menjadi salah satu World Class University. (laporan Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd., M.Si/Dosen Prodi PAUD SPS UPI)